Senin, 06 Januari 2014

RINDU



Detik waktu seakan ingin berhenti
Langit seakan ingin selalu bahagia
Tapi, dikala hati ingin menyapa dan tersenyum
Bukan itu yang terjadi
Melainkan kekosongan hati yang seakan membunuh senyum kebahagiaan disini
Entah, sampai kapan gejolak jiwa yang penuh hasrat memanggil namamu
Bukan raga, bukan jiwa, tapi keinginan pasti bersamamu
Jika kini harus memilih, antara mimpi dan kenyataan
Bukankah kenyataan yang diharapkan
Tapi, bulan belum menginginkan bintang
Matahari  masih enggan menutup diri
Lalu, apa itu yang harus dihadapi
Begitu cepat lantunan detik waktu  mengejar langkahku
Seakan kontras dengan indahnya hidup kini
Tak perduli,
Cinta, hanya datang saat kau lemah,
Bukan saat kau mengharapkannya
Tapi, jauh di dalam sana ada hati kecilmu yang menginginkan diriku
Apa ku harus yakin
Atau hanya perasaan ganjal yang tak ada habisnya
Kembalilah,
Sambutlah jari-jari kecil ini dengan peluk hangat,
Serta senyum kebahagiaan dalam dirimu
Saat esok kembali datang
Jangan pernah kau nodai kesucian hati ini yang sontak akan canda dan tawamu
Dan jangan pernah kau tinggalkan serpihan hati yang menjerit karnamu



_I.C.H.A_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar