Senin, 06 Januari 2014

Motivasi

Bukan hal buruk yang akan terjadi , jika kita mengatakan "ITU TIDAK AKAN TERJADI"

Ketika kita berfikir tidak bisa berjalan dalam rintangan kehidupan, yakinlah,,, kita masih punya satu kekuatan yang paling dahsyat yaitu DIRI SENDIRI

Saat kau bahagia sesaat, itulah saat dimana angin topan akan datang, jadi,,buatlah kebahagiaan itu SELAMANYA

Saat kita memutuskan akan sesuatu, Bukan MULUT yang BERKATA , tetapi HATI yang BERBICARA

Belajar berkorban untuk orang lain memang SUSAH, tetapi akan LEBIH SUSAH jika kita tidak bisa berkorban untuk orang lain

Titik terburuk dalam sejarah hidupmu adalah saat kau mengatakan "Aku Tidak Bisa" dan "Aku Tidak Mau"

Akan ada saat dimana orang lain TAK MENGERTI apa yang kau mau, disaat itulah kau HARUS MENGERTI apa yang orang lain mau

Menangislah saat kau TERSENYUM, tersenyumlah saat kau MENANGIS

Hati kecilmu akan mengarahkanmu pada apa yang terbaik untukmu, meski itu tak terbaik menurutmu

Hanya KEYAKINAN yang bisa kita pegang, bukan KE-EGOISAN



:) |semoga bermanfaat| :)











 _I.C.H.A_

Ujung Jawaban



Cinta bukan datang saat kau menginginkannya
Bukan datang  saat kau 
ingin semua yang membuatmu bahagia dan yang kau inginkan 
ada di sisimu...
Cinta hanya akan datang saat kau benci
Saat kau ingin merasa sendiri
Saat kau merasa dunia bukan temanmu lagi
Dia akan tau, dia akan mendekat
Akan bertanya , apakah kau baik-baik saja
Cinta tak butuh maaf dg sejuta alasan
Cinta hanya butuh senyum dg satu harapan,,,
Bahagia,,,,
Hidupku akan terus berlanjut
Tak bisa dihentikan oleh siapapun
Aku akan kembali tersenyum
Bukan karnamu, tapi,,,
Karna aku tau di masa depan, ada tujuan sukses hidupku,,
Mereka menunggu,,,
Tak ada cinta yg mampu membuatku terpuruk,,,
Aku janjiii
Aku bisa membuat senyumku sendiri J
Kini kau ingin apa, terserah dirimu
Aku pun begitu
Karna aku tau, kau sudah tak bisa lg aku sadarkan
Kamu ya kamu,, Aku ya aku
Siap ????


_I.C.H.A_

Penyayat Hati




Sosokmu begitu indah
Pandanganmu begitu tajam
Aliran hatimu mengait jejak hidupku
Aku tak bisa lari
                Kekalahan yang tak berarti
                Mengapa hanya kamu ?
                Kenapa mereka?
                Sebuah pertanyaan besar untuk hidupku
Bertingkah seolah duri yang tak diketahui
Sakit, tapi tak bisa hilang
Bukan caramu seperti ini
Berapa banyak lagi air mata berbuah?
            Sebuah harapan besar…? Ya, harapan
Sudah hilang kini semua anganku
Kau tak pernah tau
Dan sampai kapan?
Jaringan kalbuku sudah tak rela bersamamu
Tapi kenapa hati ini tidak?
Maafkan jika daun hijau berubah jadi sampah
Maafkan jika aku harus memilih
            Adakah aku di bayangmu?
cukup semu, cukup asing
tak terelakan…


_I.C.H.A_
 

Mengerti



Sendiri, lelah, tak bisa ku ungkap
Sekian asa telah berubah jadi haru
Bukan apa-apa, tapi sakit
Ku hanya seorang ilusi, penuh ketidakpastian dan kerahasiaan
Tak seharusnya gejolak jiwa mengumbar air mata
Tapi tak bisa kupungkiri
Tetesan kecil rintihan hati mengubah ironi tawa jadi duka
Hanya ingin sedikit tau, bagaimana kau bisa mengerti
Mengrti apa sejatinya rasa, saat kau tak ada
Namun, banyak yg tak kau tau
Sayup-sayup ucapan selalu ku pertaruhkan
Dengan senyum yang ingin selalu menemaniku
Ribuan kata maaf membantuku mempertahankan semua
Kau pernah mengatakannya, tapi aku lebih merasakannya
Lebih dr apa yg kau tau
Lebih dari hanya sekedar harapan
Bertahan,,?
Yha, memang itu harapan terbesarku
Berikan q bahagia, berikan ku tawa
Sangatlah indah jika sepasang jadi satu
satu jadi seribu,
seribu rasa cinta, seribu bahagia
The end with ever lasting
Endless love





_I.C.H.A_

Secercah Galau



Ku tanya diri, yang tak ku ingini
Ku bela diri yang tak kupercayai
Ku sambut indahnya hari tanpa kau yang ku cari
Diam, bisu, tak bisa terabaikan
Dorongan kemauan hati membimbingku pada kesadaran
Cita-cita abadi seakan hilang
Oh dunia, jika kau menginginkan kesendirianku
Mengapa tak kau gores lagi luka hati disini
Saat yang sama,
Mengapa tak kau pinjam luka hati yang penuh duri untuk kau bawa bersama
Miris, nyaris menjadi pemenang
Keindahan jauh di dalam sana,
hati kecil yang slalu mngubah duka jadi canda
seakan tak mau menampakkan diri
Kau seorang yang indah,
bukan dia yang slalu ada,
lihatlah, sadarlah, aku disini mati tanpamu

Aku disini bagai lampu taman yang tak berpenghuni
bagai bawang yang terkupas
dia tak sakit, tapi orang lain merasakan perih dan air mata
Begitulah aku,
hatiku teriris, tapi tak sakit
hanya air mata yang slalu memberontak dinding tipis tak berdosa
kelopak mata
bagaimana kau bisa
bagaimana ku bisa . . .


_I.C.H.A_

Kesedihanku





Ribuan kali aku pahami
Ribuan cara tlah ku alami
Detik,menit,jam sirna percuma
Apa yang tlah terjadi Ya Alloh
Mengapa kebaikan seolah menjauh dariku
Rasa iri begitu besar
Mengapa hujan slalu membasahi pipiku
Ku hanya ingin terbang, menggapai asa
Menggapai cinta
Bukan pergolakan rasa yang slalu menyiksaku
Sudahi Ya Alloh,
Hamba hanya makhluk pengeluh
Pengeluh segala apa yang tlah kau titipkan padaku
Bila saat aku tertawa itu membuat-Mu tak suka
Tolong, jangan buat kesedihan yang menginginkan air mata
Buat ku tabah hadapi semua
Hanya KAU yang tau
Bagaimana aku, dan bagaimana seharusnya aku
Sakit, perih, selalu mundur
Bukan itu Ya Alloh..
Aku ingin bayang-bayang semu di fikiranku,
Hendak menjadi kenyataan nyata, pasti dan terindah dalam hidupku
Kini, aku hanya bisa menyadari, seperti inilah aku
Aku yang penuh kekurangan…   :”(


_I.C.H.A_

 

RINDU



Detik waktu seakan ingin berhenti
Langit seakan ingin selalu bahagia
Tapi, dikala hati ingin menyapa dan tersenyum
Bukan itu yang terjadi
Melainkan kekosongan hati yang seakan membunuh senyum kebahagiaan disini
Entah, sampai kapan gejolak jiwa yang penuh hasrat memanggil namamu
Bukan raga, bukan jiwa, tapi keinginan pasti bersamamu
Jika kini harus memilih, antara mimpi dan kenyataan
Bukankah kenyataan yang diharapkan
Tapi, bulan belum menginginkan bintang
Matahari  masih enggan menutup diri
Lalu, apa itu yang harus dihadapi
Begitu cepat lantunan detik waktu  mengejar langkahku
Seakan kontras dengan indahnya hidup kini
Tak perduli,
Cinta, hanya datang saat kau lemah,
Bukan saat kau mengharapkannya
Tapi, jauh di dalam sana ada hati kecilmu yang menginginkan diriku
Apa ku harus yakin
Atau hanya perasaan ganjal yang tak ada habisnya
Kembalilah,
Sambutlah jari-jari kecil ini dengan peluk hangat,
Serta senyum kebahagiaan dalam dirimu
Saat esok kembali datang
Jangan pernah kau nodai kesucian hati ini yang sontak akan canda dan tawamu
Dan jangan pernah kau tinggalkan serpihan hati yang menjerit karnamu



_I.C.H.A_